Prosedur Percobaan

 (Rangkaian Kontrol Oven Menggunakan Gas Sensor MQ-2 dan Touch Sensor)

1. Alat dan Komponen

  1. Adaptor sebagai sumber listrik utama

  2. DC-DC converter 5V sebagai penurun tegangan dari adaptor

  3. Sensor Gas MQ-2 

  4. Touch Sensor 

  5. IC Op-Amp LM741 (untuk rangkaian touch)

  6. IC Comparator LM393 (untuk sensor gas MQ-2)

  7. Motor DC (aktuator pembuka pintu oven)

  8. Transistor 

  9. Relay 5V 

  10. LED 

  11. Potensiometer untuk pengaturan ambang pada rangkaian sensor gas

  12. Resistor 

  13. Kabel jumper & breadboard

  14. Multimeter untuk pengukuran tegangan

2. Tahapan Perakitan Rangkaian Touch Sensor (Kontrol Motor)

A. Pemasangan Touch Sensor

  1. Hubungkan output touch sensor ke input non-inverting (+) LM741.

  2. Vcc sensor disambungkan ke output modul DC-DC 5V.

  3. GND ke ground sistem.

B. Konfigurasi Rangkaian LM741

  1. Input inverting (−) LM741 diberi tegangan referensi melalui pembagi resistor (atau potensiometer bila diperlukan).

  2. LM741 disuplai menggunakan:

    • Pin 7 → +5V

    • Pin 4 → −5V (

C. Pengendalian Motor

  1. Output LM741 (pin 6) dihubungkan ke resistor basis transistor.

  2. Transistor mengaktifkan relay penggerak motor.

  3. Relay menghubungkan tegangan motor sesuai arah buka/tutup pintu.

  4. Ketika touch sensor disentuh → tegangan input LM741 naik → LM741 output HIGH → motor bergerak membuka pintu oven.

3. Tahapan Perakitan Rangkaian Sensor Gas MQ-2 (Indikator LED)

A. Pemasangan Gas sensor (MQ-2)

  1. Pin Vcc MQ-2 dihubungkan ke 5V dari DC-DC converter.

  2. Pin GND ke ground sistem.

  3. Pin Analog OUT langsung ke input non-inverting (+) LM393.

B. Pengaturan Ambang Sensitivitas

  1. Potensiometer dipasang pada bagian input referensi untuk input inverting (−) LM393.

  2. Putaran potensiometer menentukan batas gas yang akan membuat LED menyala.

C. Konfigurasi LM393 sebagai Komparator Non-Inverting

  1. Jika tegangan dari MQ-2 lebih besar dari tegangan referensi potensiometer → output LM393 akan LOW/HIGH sesuai konfigurasi dan LED indikator menyala.

  2. Output LM393 dihubungkan ke resistor + LED.

4. Pemeriksaan Awal

Sebelum menghidupkan sistem:

  1. Periksa seluruh sambungan dari adaptor sampai DC-DC 5V.

  2. Pastikan ground seluruh rangkaian tersambung menjadi satu sistem.

  3. Cek polaritas LED, relay, dan transistor.

  4. Pastikan pin LM741 dan LM393 tersambung tepat sesuai fungsi komparator/amplifier.

Setelah itu, nyalakan sumber daya dan ukur:

  • Tegangan output touch sensor

  • Tegangan output MQ-2 (analog)

  • Tegangan keluaran op-amp LM741

  • Tegangan keluaran komparator LM393

5. Pengujian Sistem

A. Pengujian Touch Sensor

  1. Sentuh permukaan touch sensor.

  2. Amati tegangan pada input + LM741.

  3. Periksa apakah output LM741 berubah menjadi HIGH.

  4. Pastikan transistor dan relay aktif menggerakkan motor pembuka pintu oven.

  5. Catat kondisi tegangan saat motor mulai bergerak.

B. Pengujian Sensor Gas MQ-2

  1. Dekatkan sumber gas/asap (misal: asap kertas dari jarak aman).

  2. Amati peningkatan tegangan analog MQ-2.

  3. Perhatikan output LM393: LED harus menyala jika batas gas terlewati.

  4. Sesuaikan potensiometer hingga ambang deteksi sesuai yang diinginkan.

C. Pengujian Gabungan

  1. Uji sistem ketika touch sensor digunakan sambil MQ-2 mendeteksi gas.

  2. Pastikan:

    • Touch tetap mampu mengaktifkan motor

    • MQ-2 tetap mampu mengaktifkan LED indikator

  3. Pastikan rangkaian bekerja seperti yang di inginkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini